Debut Memukau, Tim Musik Tradisional MAN IC Paser Tampilkan “Bekerai” di FLS3N 2026

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasa) – Aula SMAN 1 Tanah Grogot menjadi saksi penampilan perdana Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Paser pada cabang Musik Tradisional dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Paser (27/4).

Untuk pertama kalinya, MAN IC Paser mengirimkan perwakilan di cabang tersebut. Tim yang terdiri dari lima siswi kelas XI tampil percaya diri membawakan karya aransemen orisinal berjudul  "Bekerai”, yang sukses mencuri perhatian penonton dan dewan juri.

Dalam bahasa lokal Paser, "Bekerai" berarti “bersatu”. Judul ini dipilih sebagai representasi harmonisasi alat musik yang berpadu selaras, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan para siswi dalam melestarikan budaya daerah.

Di balik penampilan yang memukau, tim ini menghadapi tantangan berupa waktu persiapan yang sangat terbatas. Mereka hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk berlatih dan memulai dari nol.

Pelatih tim, Ahmad Fahsaupi, S.I.Kom, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi para siswi.
 “Kami hanya memiliki waktu dua pekan untuk berlatih. Hebatnya, anak-anak ini memulai benar-benar dari nol. Namun, dengan kerja keras, mereka mampu menghasilkan karya yang sangat layak untuk bersaing dengan sekolah menengah atas lainnya,” ujarnya.

Kehadiran MAN IC Paser di cabang Musik Tradisional memberikan warna baru dalam kompetisi yang selama ini didominasi oleh SMA dan SMK yang rutin berpartisipasi setiap tahunnya.

Keberanian tampil perdana dengan persiapan intensif selama 14 hari menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukan penghalang untuk melahirkan kreativitas dan performa yang kompetitif.

Partisipasi ini sekaligus menegaskan bahwa MAN IC Paser tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni dan budaya. Ke depan, keikutsertaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.(AF)
Kembali