Hari Senin dan Kamis di Mata Siswa MAN IC Paser

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) - MAN Insan Cendekia Paser adalah madrasah dengan sistem boarding school yang peserta didiknya diwajibkan untuk menginap di madrasah. Kegiatan peserta didik dari awal membuka mata sampai mata mereka terpejam lagi sudah diprogramkan dan diatur oleh pihak madrasah. Program-program yang diberikan madrasah untuk para peserta didiknya adalah program yang bukan hanya memperhatikan masalah akademiknya, namun juga masalah keagamaannya juga diutamakan. Hal ini sesuai dengan jargon madrasah, yaitu “Prestasi, Mandiri, Islami”.

Diantara program madrasah yang bertujuan sebagai penguatan nilai “Islami” adalah “Puasa Sunnah Senin Kamis”. Puasa yang kesunnahannya sudah tidak diragukan dan Nabi Muhammad SAW pun senantiasa istiqomah dalam menjalankannya. Puasa senin yang merupakan rasa syukur Nabi Muhammad SAW atas kelahirannya dan hari kami yang merupakan hari dilaporkannya amal dalam satu minggu. 

Peserta didik MAN Insan Cendekia Paser ternyata juga melaksanakan hal yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW tersebut. Terbukti dengan seringnya di hari Senin dan Kamis itu mereka berpuasa dan memilih untuk merelakan jatah makan siang mereka, namun tetap saja madrasah mengganti jatah makan siang tersebut dengan disiapkan Takjil (makanan untuk berbuka puasa) bagi mereka yang berpuasa. Peserta didik yang berpuasa itu bangun di jam 03.30 untuk makan sahur dan menyambung sisa waktunya dengan i’tikaf di masjid. Rata-rata jumlah yang puasa setiap hari Senin Kamis berdasarkan laporan dari tim Katering MAN Insan Cendekia Paser adalah 100 orang lebih, bahkan laporan dari pembina Asrama putra jumlah yang berpuasa di asrama putra pernah tembus 100 orang lebih atau 70% lebih.

Khairil Afif adalah salah satu peserta didik yang senang untuk melaksanakan puasa Senin Kamis tersebut, “Puasa Senin Kamis itu membuat waktu saya lebih banyak waktu untuk belajar, selain bahwa puasa itu adalah kesunnahan yang luar biasa sampai Allah sendiri yang membalasnya di hari Kiamat, bahkan surganya esklusif” tuturnya. Afif adalah peserta didik yang tidak hanya soleh dari segi agamanya dengan sering melaksanakan puasa sunnah, namun dibalik kesolehannya itu dia adalah peserta didik yang berprestasi peraih medali perak KSM Kimia 2022. 

Ini adalah bukti nyata bahwa MAN Insan Cendekia Paser berhasil mencetak generasi dengan otak Jerman dan hati Mekkah, cerdas secara intelektual dan juga soleh secara ibadah. Potret anak yang sangat didambakan oleh orang tuanya agar menjadi kebanggaan, baik di dunia maupun akhirat. (AA)
Kembali