Komitmen Menuju Zona Integritas, MAN IC Paser Ikuti Bimtek Nasional Secara Daring

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) — Dalam upaya memperkuat budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Paser mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Pembangunan Zona Integritas yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Selasa (14/04/26) melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Ruang Pertemuan Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada seluruh satuan kerja yang telah lolos penilaian pendahuluan. Ia berharap seluruh peserta dapat melanjutkan capaian tersebut hingga ke tahap berikutnya. Disebutkan bahwa terdapat 112 satuan kerja yang lolos pada tahap Tim Penilaian Pendahuluan dalam proses pembangunan Zona Integritas tahun ini.

Lebih lanjut, Inspektur Jenderal menegaskan bahwa target yang ingin dicapai adalah lolos pada tahap Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) untuk WBK. Ia juga menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan cerminan nyata dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. “Mari berjuang semaksimal mungkin untuk dapat lolos pada tahapan penilaian berikutnya,” pesannya.

Selain itu, disampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari strategi penguatan yang dilakukan oleh Kementerian Agama, dengan menghadirkan pendampingan untuk membantu satuan kerja dalam mengidentifikasi kelebihan serta kelemahan masing-masing. Dengan demikian, setiap satker dapat melakukan perbaikan secara tepat dan terarah.

Komitmen dan wujud nyata aksi berdampak dikawal langsung oleh Kepala Madrasah sebagai rool model, Muhammad Nur Membersamai dan menugaskan tim ZI yang terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan untuk mengikuti kegiatan secara aktif hingga selesai.

Tim Zona Integritas MAN IC Paser dibentuk secara terstruktur dan profesional dengan melibatkan berbagai unsur penting dalam madrasah. Setiap anggota memiliki peran strategis dalam kelompok kerja (pokja) yang terbagi ke dalam enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan hingga penguatan kualitas pelayanan publik. Hal ini mencerminkan komitmen kuat lembaga dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan.

Ketua Tim Zona Integritas MAN IC Paser, Joko Prastiyo, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Bimtek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan tim dalam menghadapi tahapan penilaian selanjutnya. “Melalui kegiatan ini, kami dapat memahami lebih dalam indikator penilaian sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Ini menjadi langkah strategis agar seluruh komponen madrasah dapat bergerak selaras dalam mewujudkan Zona Integritas yang optimal,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen bersama seluruh tim menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan Zona Integritas. “Kami optimis, dengan kerja sama yang solid dan pendampingan yang tepat, MAN IC Paser mampu memenuhi target yang telah ditetapkan dan melangkah hingga tahap penilaian berikutnya,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi terkait strategi, indikator penilaian, serta praktik baik dalam pembangunan Zona Integritas yang menjadi kunci dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selain itu, peserta juga mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk penggunaan pakaian formal lengkap dengan atribut pin Zona Integritas sebagai simbol komitmen bersama.

Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari langkah nyata dalam membangun budaya kerja unggul di lingkungan madrasah. “Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh tim memahami secara utuh konsep dan implementasi Zona Integritas, sehingga dapat diterapkan secara berkelanjutan dan berdampak nyata,” ujarnya.

Dengan mengikuti Bimtek ini, MAN IC Paser diharapkan semakin siap dalam membangun sistem kerja yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. (Myh)
Kembali