MYRES (Madrasah Young Researchers Supercamp) menjadi Sebuah Pengalaman

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Madrasah Young Researchers Supercamp atau yang disingkat dengan MYRES, merupakan sebuah ajang lomba karya tulis ilmiah madrasah berbasis riset bagi siswa MTs dan MA yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia. Tahun ini MYRES 2023 mengusung tema “Mencetak Generasi Literate, Menyongsong Indonesia Emas 2024” MYRES memiliki 3 kategori lomba yaitu Bidang Ilmu Keagamaan Islam, Bidang Sosial dan Humaniora, dan Bidang Matematika, Sains dan Pengembangan Teknologi. Rangkaian kegiatan MYRES 2023 dimulai dari bulan Maret sampai dengan September Tahun 2023.

Siswa MAN Insan Cendikia Paser yang mengikuti lomba MYRES 2023 atas nama Adeanur Syafa Hermawan dan Ragil Pashya Saputra di Bidang Sosial dan Humaniora. Siswa tersebut mengambil judul tentang “Eksploitasi Anak di Bawah Umur Studi Kasus di Tepian Siring Sungai Kandilo”. Hal yang mereka tak sangka adalah ketika lolos untuk mewakili provinsi dalam ajang tersebut, ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi mereka. Selama proses penelitian para siswa sangat bersemangat untuk melakukan penelitian terlebih pada saat pengambilan data dengan para narasumber, banyak hal baru yang mereka dapatkan. “serunya penelitian kualitatif ini yaa pada saat bertemu narasumber di lapangan kita akan menemukan hal-hal yang tidak pernah kita bayangkan” ujar Ustadz Afif kepada para siswa Hal inilah yang membuat para siswa semakin penasaran dan bersemangat ketika berada di lapangan untuk mencari dan bertemu narasumber. Mereka menjalani proses penelitian dengan sangat senang walaupun kadang ketika pengambilan data beberapa kali zonk karena tidak bisa bertemu dengan narasumber.

Setelah melakukan pengambilan data para siswa melakukan analisis data. Setiap hari dan setiap malam para siswa berkonsultasi mengenai hasil penelitiannya kepada para pembimbing. Semakin dekat dengan harinya mereka juga latihan untuk presentasi karena laporan hasil penelitiannya akan dipresentasikan secara online lewat zoom dihadapan para juri atau penguji. Disamping itu mereka tidak terfokuskan untuk mengikuti lomba MYRES ini, karena ada beberapa kegiatan dan lomba yang harus mereka ikuti. Hasilnya setelah mendapatkan pengumuman ternyata Adenur Syafa Hermawan dan Ragil Pashya Saputra belum lolos ke Tingkat Nasional. Namun, ini sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dan menjadi sebuah gambaran ketika mereka kuliah nanti. (yun)
Kembali