PENUTUPAN KARANTINA TAHFIZH AL-QUR’AN 2026 MAN INSAN CENDEKIA PASER SUKSES DIGELAR

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
Paser (Madrasah) -  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser kembali menggelar kegiatan Wisuda Karantina Tahfizh Al-Qur’an 2026 dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Program unggulan bertajuk “Hafal Al-Qur’an Sebulan” ini berlangsung sejak tanggal 28 Sya’ban hingga 24 Ramadhan 1447 H, sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara intelektual, spiritual dan moral.

Kegiatan karantina tahfizh tahun ini diikuti oleh 236 peserta internal dari siswa MAN Insan Cendekia Paser serta 15 peserta eksternal yang berasal dari berbagai MTs dan SMP se-Kalimantan Timur. Kehadiran peserta eksternal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas program tahfizh yang diselenggarakan. Selama kurang lebih satu bulan penuh, para peserta mengikuti program intensif dengan sistem karantina, yang menitikberatkan pada pembinaan hafalan Al-Qur’an, muroja’ah (pengulangan hafalan), serta pembentukan karakter islami. Program ini dirancang secara sistematis dengan pendampingan para musyrif dan musyrifah berpengalaman, sehingga peserta mampu mencapai target hafalan secara optimal.

Dalam wisuda yang digelar di lingkungan madrasah, panitia menyampaikan bahwa capaian hafalan peserta sangat membanggakan. Beberapa peserta berhasil menuntaskan hafalan hingga 30 juz, atas nama Farras Muammad tembus 30 Juz dan Amin Zuhdi As-Sajjad mencapai 25 Juz hafalan Al-Qur’an, sementara capaian minimal yang ditetapkan sebagai syarat kelulusan adalah 3 juz, bervariasi pencapaian hafalan yang kuasai oleh peserta lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa program karantina tahfizh tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga kualitas hafalan yang terjaga. 

Kepala MAN IC Paser, Dr. H. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, pembimbing, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama program berlangsung. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program akademik, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. 

“Program ini adalah bentuk komitmen MAN Insan Cendekia Paser dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Kami berharap para wisudawan dan wisudawati dapat menjaga hafalannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,”. ujarnya.

Suasana wisuda Penutupan berlangsung haru dan penuh kebanggaan, terutama saat para peserta dipanggil satu per-satu untuk menerima penghargaan atas capaian hafalan mereka. Orang tua yang hadir pun tampak terharu menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka dalam menghafal Al-Qur’an dalam waktu yang relatif singkat.

Dengan terselenggaranya Penutupan Wisuda Karantina Tahfizh Al-Qur’an Angkatan X ini, MAN Insan Cendekia Paser semakin menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pembinaan keagamaan. Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mencetak generasi Qur’ani menuju Indonesia yang lebih beradab dan bermartabat. (FRH)
Kembali