Paser (Madrasah)– Tim manajemen MAN Insan Cendekia Paser menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 13 April 2026 sebagai langkah strategis dalam menyusun ulang program madrasah agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Muhammad Nur, bersama jajaran pimpinan, yakni para Wakil Kepala Madrasah bidang akademik, kesiswaan, humas, sarana prasarana, dan keasramaan, Kepala Tata Usaha, serta bendahara madrasah.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan pentingnya penyusunan ulang program kerja dengan menyesuaikan kondisi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan. Ia menekankan bahwa setiap program harus memiliki dampak nyata serta terukur terhadap peningkatan kinerja madrasah.
“Efisiensi dan efektivitas anggaran bukan berarti mengurangi kualitas, tetapi bagaimana kita mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk hasil yang maksimal,” ujar M. Nur dalam sambutannya.
Selain itu, beliau juga memberikan penekanan pada pemaksimalan kinerja sumber daya manusia (SDM) di setiap divisi. Bidang akademik diarahkan untuk terus meningkatkan prestasi murid serta kinerja guru dan wali kelas. Sementara itu, bidang keasramaan difokuskan pada penguatan kedisiplinan melalui optimalisasi manajerial asrama.
Di bidang sarana dan prasarana, diharapkan adanya dukungan maksimal terhadap kelancaran proses belajar mengajar. Bidang humas juga didorong untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan publikasi dan citra madrasah. Sedangkan bidang kesiswaan menitikberatkan pada progres kedisiplinan murid melalui penguatan tim kedisiplinan yang telah terbentuk.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum evaluasi, di mana masing-masing wakil kepala madrasah memaparkan progres program kerja serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif guna mencari solusi terbaik bagi pengembangan madrasah ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar lini manajemen, sehingga MAN Insan Cendekia Paser dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi unggul yang berdaya saing tinggi.(twh)
Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Muhammad Nur, bersama jajaran pimpinan, yakni para Wakil Kepala Madrasah bidang akademik, kesiswaan, humas, sarana prasarana, dan keasramaan, Kepala Tata Usaha, serta bendahara madrasah.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan pentingnya penyusunan ulang program kerja dengan menyesuaikan kondisi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan. Ia menekankan bahwa setiap program harus memiliki dampak nyata serta terukur terhadap peningkatan kinerja madrasah.
“Efisiensi dan efektivitas anggaran bukan berarti mengurangi kualitas, tetapi bagaimana kita mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk hasil yang maksimal,” ujar M. Nur dalam sambutannya.
Selain itu, beliau juga memberikan penekanan pada pemaksimalan kinerja sumber daya manusia (SDM) di setiap divisi. Bidang akademik diarahkan untuk terus meningkatkan prestasi murid serta kinerja guru dan wali kelas. Sementara itu, bidang keasramaan difokuskan pada penguatan kedisiplinan melalui optimalisasi manajerial asrama.
Di bidang sarana dan prasarana, diharapkan adanya dukungan maksimal terhadap kelancaran proses belajar mengajar. Bidang humas juga didorong untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan publikasi dan citra madrasah. Sedangkan bidang kesiswaan menitikberatkan pada progres kedisiplinan murid melalui penguatan tim kedisiplinan yang telah terbentuk.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum evaluasi, di mana masing-masing wakil kepala madrasah memaparkan progres program kerja serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif guna mencari solusi terbaik bagi pengembangan madrasah ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar lini manajemen, sehingga MAN Insan Cendekia Paser dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi unggul yang berdaya saing tinggi.(twh)