Paser (Madrasah), 21 November 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Dua peserta didiknya berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam Kompetisi Duta Pelajar Sadar Hukum (DPSH) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025.
Sebagai lembaga pendidikan yang konsisten dalam pengembangan prestasi peserta didik, khususnya di bidang akademik, MAN Insan Cendekia Paser terus mendorong siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan kompetitif. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan pada ajang DPSH, sebuah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka memilih duta pelajar yang memiliki kepedulian terhadap isu hukum.
Pada tahun ini, DPSH mengusung enam tema utama, yakni:
- Kekerasan terhadap perempuan dan anak;
- Bijak bermedia sosial;
- Judi online;
- Korupsi;
- Narkotika;
- Isu lingkungan (efek gas rumah kaca).
Kompetisi diikuti oleh 29 pasang duta dari jenjang juara 1–3 di masing-masing kabupaten/kota. Sebelum memasuki tahap final, seluruh peserta diwajibkan mengirim karya tulis ilmiah sebanyak empat rangkap sesuai dengan produk atau gagasan yang telah mereka presentasikan di tingkat kabupaten/kota. Selain itu, tim juga membuat video perkenalan dan promosi produk berdurasi 1 menit, yang kemudian diunggah oleh panitia ke akun Instagram resmi DPSH sebagai bahan penilaian juara favorit.
Kegiatan final tingkat provinsi berlangsung pada 10–14 November 2025 di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
Hari pertama: sesi foto studio menggunakan busana adat bersama guru pembimbing dan perwakilan kejaksaan negeri,
Hari kedua: presentasi karya tulis ilmiah,
Hari ketiga: debat dan orasi ilmiah, dilanjutkan malam puncak pengumuman juara,
Hari keempat: teknis kepulangan peserta.
Hari pertama: sesi foto studio menggunakan busana adat bersama guru pembimbing dan perwakilan kejaksaan negeri,
Hari kedua: presentasi karya tulis ilmiah,
Hari ketiga: debat dan orasi ilmiah, dilanjutkan malam puncak pengumuman juara,
Hari keempat: teknis kepulangan peserta.
Dari hasil penilaian juri, Kabupaten Paser yang diwakili oleh Abiyyu Dzaki Permadi dan Nurul Ain dari MAN Insan Cendekia Paser berhasil meraih Juara Harapan 2. Prestasi ini disambut dengan penuh syukur dan kebanggaan oleh pihak madrasah.
Pembimbing peserta, Mahfuzah Hidayati, juga menyampaikan apresiasinya terhadap proses dan usaha para peserta didik.
“Anak-anak telah memberi yang terbaik. Perjalanan dan proses yang mereka lalui lebih berharga daripada sekadar hasil akhir. Kami berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat melalui ide dan gagasan yang mereka miliki,” ujarnya.
“Anak-anak telah memberi yang terbaik. Perjalanan dan proses yang mereka lalui lebih berharga daripada sekadar hasil akhir. Kami berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat melalui ide dan gagasan yang mereka miliki,” ujarnya.
Melalui capaian ini, MAN Insan Cendekia Paser berharap dapat terus menumbuhkan semangat peserta didik dalam memahami isu-isu hukum serta meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan. Inovasi dan ide siswa diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk penelitian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Madrasah juga optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang DPSH tahun berikutnya di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.(IKFI)