Paser (Madrasah) Sebanyak 29 siswa MAN Insan Cendekia Paser mengikuti program Intensive Language Program (ILP) di Happy English Course 1 (HEC 1), Kampoeng Inggris Pare, yang berlangsung dari 7 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, khususnya dalam keterampilan TOEFL dan Speaking.
Selama satu bulan penuh, para siswa mengikuti kursus yang intensif dengan jadwal belajar tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Sore hari khusus diadakan kelas Speaking, di mana siswa dilatih untuk berbicara dalam bahasa Inggris dengan lancar dan fasih. Fokus utama dalam kelas Speaking ini adalah memperkaya perbendaharaan kata dan melatih siswa agar bisa menerapkan keterampilan berbicara dalam kehidupan sehari-hari, baik selama di Kampoeng Inggris maupun setelah kembali ke madrasah.
Pendamping dalam program ILP ini, yang terdiri dari Nor Annisa, Zakiyyah Kholidah dan M. Ahda Abqary, mengungkapkan bahwa para siswa sangat antusias dalam mengikuti program ini. Mereka diharapkan tidak hanya menguasai TOEFL secara akademis, tetapi juga dapat mengimbaskan keterampilan berbahasa Inggris mereka kepada teman-temannya setelah kembali ke MAN Insan Cendekia Paser.
According to Bygate (1987) speaking skill is the ability in using oral organ to explore ideas, intentions, thoughts and feelings to other people as way to make the message clearly delivered and well understood by the hearer. And teaching speaking is to teach learners to: Produce the English speech sounds and sound patterns, Use word and sentence stress, intonation patterns and the rhythm of the second language, Select appropriate words and sentences according to the proper social setting, audience, situation and subject matter, Organize their tongue to speak English well.
Sebagai monitor program Farida mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih siswa-siswi tersebut. "Alhamdulillah, saya sangat bangga melihat keberhasilan siswa-siswi kami dalam meraih nilai TOEFL yang tinggi. Ini semua berkat ketekunan mereka dalam mengikuti kursus secara intensif di Kampoeng Inggris," ujar beliau.
Sebagai monitor program Farida mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih siswa-siswi tersebut. "Alhamdulillah, saya sangat bangga melihat keberhasilan siswa-siswi kami dalam meraih nilai TOEFL yang tinggi. Ini semua berkat ketekunan mereka dalam mengikuti kursus secara intensif di Kampoeng Inggris," ujar beliau.
Salah satu pencapaian membanggakan dari peserta ILP MAN IC Paser adalah dua siswa yang berhasil meraih nilai TOEFL tertinggi berkat ketekunan mereka dalam belajar. Mereka adalah:
- Ahnaf Haidar Syakur dengan skor TOEFL 567
- Listening Comprehension: 60
- Structure & Written Expression: 56
- Reading Comprehension: 54
- Total Score: 567
- Nacia Tsabitah Khansa dengan skor TOEFL 503
- Listening Comprehension: 52
- Structure & Written Expression: 47
- Reading Comprehension: 52
- Total Score: 503
Selain itu, para peserta program ILP ini juga mengikuti tes TOEFL yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Universitas Brawijaya Malang dan difasilitasi oleh Happy English Course 1 di Kampoeng Inggris Pare. Tes ini menjadi salah satu penilaian dari proses pembelajaran yang telah mereka jalani selama program berlangsung.
Dengan program ILP ini, diharapkan para siswa MAN Insan Cendekia Paser tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, tetapi juga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk berbagi pengetahuan kepada teman-teman mereka di madrasah. (FRD)