Manajemen Perubahan
POKJA 1 : MANAJEMEN PERUBAHAN
Pokja 1 Manajemen Perubahan merupakan kelompok kerja yang berfokus pada pembangunan budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas di lingkungan madrasah. Pokja ini bertujuan untuk mendorong terciptanya perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh warga madrasah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja.
Penataan Tatalaksana
POKJA 2 : PENATAAN TATALAKSANA
Pokja 2 Penataan Tatalaksana merupakan area pembangunan Zona Integritas yang berfokus pada peningkatan sistem, mekanisme, dan prosedur kerja agar lebih efektif, efisien, transparan, dan berbasis teknologi informasi. Pokja ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola administrasi yang tertib, pelayanan yang cepat dan mudah, serta mendukung terciptanya birokrasi modern yang profesional dan akuntabel di lingkungan madrasah.
PENATAAN SUMBER DAYA MANUSIA
POKJA 3 : PENATAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Pokja 3 Penataan Sumber Daya Manusia merupakan area pembangunan Zona Integritas yang berfokus pada peningkatan kualitas, profesionalisme, disiplin, dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan madrasah. Pokja ini bertujuan untuk menciptakan aparatur yang berintegritas, berkinerja tinggi, responsif, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal melalui sistem pengelolaan SDM yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
PENGUATAN AKUNTABILITAS
POKJA 4 : PENGUATAN AKUNTABILITAS
Pokja 4 Penguatan Akuntabilitas merupakan area pembangunan Zona Integritas yang berfokus pada peningkatan akuntabilitas kinerja dan pengelolaan program secara terukur, transparan, dan bertanggung jawab. Pokja ini bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan dan penggunaan sumber daya dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, target kinerja, serta prinsip efektivitas dan efisiensi guna mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional dan terpercaya.
PENGUATAN PENGAWASAN
POKJA 5 : PENGUATAN PENGAWASAN
Pokja 5 Penguatan Pengawasan merupakan area pembangunan Zona Integritas yang berfokus pada peningkatan sistem pengawasan, pengendalian, dan pencegahan terhadap penyimpangan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan. Pokja ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, transparan, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memperkuat budaya integritas dan kepatuhan terhadap aturan di lingkungan madrasah.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN
POKJA 6 : PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN
Pokja 6 Peningkatan Kualitas Pelayanan merupakan area pembangunan Zona Integritas yang berfokus pada peningkatan mutu layanan publik agar lebih cepat, mudah, transparan, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pokja ini bertujuan untuk menciptakan pelayanan yang profesional, inovatif, serta mampu memenuhi kebutuhan pengguna layanan melalui penerapan standar pelayanan yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Agen Perubahan Zona Integritas
RESPECT
GALERI
BERBISA
FORLANE
Tentang RESPECT
RESPECT merupakan layanan informasi dan pengembangan karakter yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, komunikasi, serta budaya positif di lingkungan sekolah.
Kunjungi PTSP Online
Tentang GALERI
GALERI adalah singkatan dari GAbungan LitErasi haRIan. Jadi inovasi-inovasi yang dilaksanakan pada program ini bermuara pada peningkatan literasi di MAN Insan Cendekia Paser (siswa, GTK dan TT).
Kunjungi E-Perpus
Tentang BERBISA
Berbisa merupakan sebuah program baru di MAN Insan Cendekia Paser yang berkaitan dengan UKBI dan dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan Balai Bahasa Kalimantan Timur. Program ini ada sejak tahun 2025.
Tentang FORLANE
FORLANE merupakan program pengembangan ekosistem bahasa asing di lingkungan madrasah yang dilaksanakan selama satu tahun. Program ini berfokus pada penyediaan bahan ajar bahasa Inggris yang relevan dengan kurikulum dan kebutuhan kompetensi global siswa, pengembangan fasilitas area bahasa (Language Corner) di titik-titik strategis madrasah, serta peningkatan minat berkomunikasi menggunakan bahasa asing bagi murid, guru, dan staf melalui kampanye “English Day”.