Paser (Madrasah) - Menyambut ajang lomba debat bahasa Indonesia yang diadakan oleh kampus Universitas Pradita, para peserta lomba debat Bahasa Indonesia yang terdiri dari anggota ekstrakurikuler debat Bahasa Indonesia MAN Insan Cendekia Paser, menjalani serangkaian latihan intensif untuk mengasah kemampuan berbicara dan analisis argumentatif mereka.
Technical meeting dilaksanakan pada Sabtu (17/02/24), Para peserta lomba telah mendapatkan mosi yang diberikan oleh pihak panitia. Mosi memiliki isu aktual dan relevan dalam masyarakat sebagai bahan perdebatan. Hal ini mencakup isu-isu sosial, politik, dan ekonomi yang sedang hangat diperbincangkan.
Latihan intensif dilakukan setiap hari selama seminggu penuh di bawah bimbingan Ayusa Widiana guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbing ekstrakurikuler debat. Menurut Ayusa, latihan ini bertujuan tidak hanya untuk mempersiapkan siswa menghadapi lomba tetapi juga untuk membangun kepercayaan diri mereka dalam berbicara di depan umum.
Latihan intensif dilakukan setiap hari selama seminggu penuh di bawah bimbingan Ayusa Widiana guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbing ekstrakurikuler debat. Menurut Ayusa, latihan ini bertujuan tidak hanya untuk mempersiapkan siswa menghadapi lomba tetapi juga untuk membangun kepercayaan diri mereka dalam berbicara di depan umum.
"Latihan Intensif debat ini adalah kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berkomunikasi. Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya memahami mosi, tetapi juga mampu menyampaikan argumen dengan logis, jelas, dan meyakinkan," ujar Ayusa.
Dengan semangat kompetitif yang tinggi, para peserta lomba debat bahasa Indonesia peserta didik MAN Insan Cendekia Paser berharap dapat memberikan penampilan terbaik mereka pada hari Sabtu (22/02) mendatang. Ajang ini bukan hanya sekadar uji kemampuan berbicara, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kepercayaan diri siswa/i MAN Insan Cendekia Paser.
Semua pihak berharap agar lomba debat bahasa Indonesia ini dapat menjadi wadah yang produktif untuk mengembangkan bakat berbicara dan berargumentasi para pemuda-pemudi Indonesia. Sukses untuk siswa/i MAN Insan Cendekia Paser dan semoga lomba ini menjadi momentum positif dalam menginspirasi generasi muda untuk berbicara dengan lugas dan berpikir kritis. (A.W)