Lomba Memasak sebagai Media Kecerdasan Olah Rasa

By. Admin Humas in Madrasah

Card image cap
MAN Insan Cendekia Paser - Suasana penuh antusiasme dan kegembiraan memenuhi MAN Insan Cendekia Paser pada Jum'at, 18 Agustus 2023, saat digelar lomba memasak nasi goreng sehat yang mempertemukan perwakilan dari setiap angkatan, yaitu kelas X, XI, dan XII. Sebanyak enam grup peserta berlaga untuk meraih juara I, II, dan juara III dalam kompetisi yang penuh keceriaan ini.

Lomba memasak nasi goreng sehat ini mengusung beberapa kriteria penilaian yang ketat, meliputi rasa masakan, kebersihan penampilan, dan estetika penyajian. Setiap kriteria memiliki skor nilai yang berbeda-beda, dengan rasa masakan memiliki skor tertinggi yaitu 1 hingga 40 poin, kebersihan penampilan 1 hingga 30 poin, dan estetika penyajian 1 hingga 30 poin. Selain itu, peserta harus berhati-hati dengan waktu karena jika melebihi batas waktu yang ditentukan oleh juri, maka akan ada pengurangan 10 poin dari skor mereka.

Keseruan dalam lomba ini terlihat sejak awal perlombaan dimulai. Para peserta tampak cekatan dalam memilih bahan-bahan makanan yang sehat dan segar untuk dimasak. Seolah bak koki sejati, Jelita terlihat luwes meracik bumbu dan memasak nasi goreng buatannya dengan penuh semangat. Namun, ketegangan juga tak terhindarkan saat mendekati menit-menit akhir perlombaan. Para peserta terlihat tergesa-gesa menyelesaikan masakan mereka. Namun, semua peserta berhasil menyelesaikan tantangan juri dengan baik sampai waktu berakhir.

Meskipun memasak seringkali dianggap sebagai pekerjaan yang dominan dilakukan oleh kaum Hawa, para peserta membuktikan bahwa itu bukanlah hal yang mudah. Chindy mengungkapkan, "Memasak adalah hal yang sulit dilakukan, bahkan jika sudah membaca resep makanan." Refky juga menambahkan, "Semangat siswa yang memasak dalam bentuk nasi goreng, kami merasakan ternyata memasak juga merupakan hal yang mungkin sulit dan memerlukan konsentrasi. Yang paling sulit adalah menentukan takaran bumbunya, karena kami tidak terbiasa."
Masing-masing peserta yang sebelumnya telah mendaftar pada Panitia Lomba Memasak Nasi Goreng merasa senang dan ceria. Koordinator lomba ini harus mempersiapkan peralatan, perlengkapan, bahan-bahan, bumbu, dan nasinya dengan cermat. Lama waktu perlombaan hingga siap saji adalah 30 menit, sehingga setiap peserta harus bergerak cepat dan efisien. Penilaian oleh juri lomba ini melibatkan beberapa aspek penting, seperti kebersihan, tekstur, kerapian, dan tentu saja rasa. Setelah setiap peserta menyelesaikan memasak dan menyajikan nasi goreng mereka di meja yang disediakan oleh panitia, sang juri melakukan proses penilaian yang cermat dan teliti.

Selanjutnya, sang juri melakukan penghitungan nilai-nilai dari seluruh peserta lomba. Hasil penilaian ini akan menentukan siapa yang menjadi pemenang dengan cara yang transparan, objektif, dan sportif. Semua peserta telah memberikan yang terbaik dalam lomba memasak nasi goreng sehat ini, dan hasil akhir yang dinanti-nanti pun akan segera diumumkan. Kita tunggu bersama untuk melihat siapa yang akan menjadi juara dalam lomba memasak nasi goreng sehat ini di MAN Insan Cendekia Paser. (far)
Kembali