Paser (Madrasah)- Keberhasilan dan kekhidmatan peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Kabupaten Paser, tidak terlepas dari peran aktif ibu-ibu Dharma Wanita. Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Paser diamanahi sebagai tim kepanitiaan oleh Ketua Panitia HAB Ke-78 yakni Bapak Muhammad Nur, S.Pd.,M.Pd selaku Kepala MAN Insan Cendekia Paser. Sebelum peringatan puncak seluruh pegawai kementerian Agama melaksanakan Upacara dipimpin oleh bapak bupati dr. Fahmi Fadli, dan diikuti adanya berbagai macam perlombaan di antaranya lomba Futsal, bulu tangkis, catur, guru berprestasi, KUA Teladan dan lain-lain.
Sebagai bagian dari kepanitiaan, ibu-ibu Dharma Wanita Kemenag Paser turut ambil bagian, termasuk tim konsumsi yang dikoordinasikan oleh Dra. Hj. Farihatun. Tim ini bertanggung jawab mengelola kebutuhan konsumsi selama rangkaian kegiatan berlangsung. Para anggota tim konsumsi yang terdiri dari Salasiah, S.Ag., Mega Oktavia, S.Pd., Lis Solihat, S.Pd., Nor Annisa, S.Pd., Ratih Kirana, S.Pd., dan Risal Ana Nisa berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
“Sinergitas dan loyalitas ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama yang terus kami implementasikan. Dharma Wanita menjadi tolok ukur kebersamaan sekaligus sarana memupuk keakraban bersama,” ujar Dra. Hj. Farihatun.
Mengutip Sambutan Menteri Agama RI yang disampaikan oleh Bapak Bupati Paser adalah Hari ini, kita bersama-sama merayakan momen yang penting dalam memperkuat nilai-nilai keberagaman dan kebhinekaan di tengah-tengah kita.
Kemenangan yang telah diraih Kementerian Agama selama ini adalah cermin dari kerja keras, dedikasi, dan semangat beramal bakti para pegawai dan seluruh insan Kemenag. Kementerian Agama memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga dan memperkuat pondasi nilai-nilai keagamaan, serta melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, sebagai kepala daerah, saya menyatakan dukungan penuh kami terhadap upaya Kemenag dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Pada kesempatan ini, mari kita renungkan bersama tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama, memperkuat pendidikan agama, serta terus berupaya dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Terakhir, saya berharap semoga Hari Amal Bakti Kemenag tahun ini menjadi momentum untuk kita semua bersatu padu, bekerja sama, dan memberikan kontribusi positif dalam membangun daerah kita menuju arah yang lebih baik.” Tegas Bupati Paser
Tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini adalah: “Indonesia Hebat Bersama Umat” bermakna bahwa kita harus membersamai umat untuk menuju Indonesia yang hebat. Wujud dari membersamai umat ini adalah dengan memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat beragama. Kita layani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian.
Dharma Wanita adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, terutama di lingkungan pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Agama Kabupaten Paser. Organisasi ini memiliki tujuan untuk memberdayakan perempuan dan mendukung pembangunan nasional.
Tugas dan Fungsi Dharma Wanita merupakan organisasi yang memiliki peran khusus dalam masyarakat. Dharma Wanita memiliki arti harfiah "tugas atau tindakan perempuan," dan umumnya terkait dengan kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Meskipun peran Dharma Wanita bisa bervariasi tergantung pada organisasi atau lembaga tempat mereka berada. Peran Dharma Wanita dapat dipengaruhi oleh norma-norma budaya dan nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, walaupun peran-peran di atas mencakup aspek-aspek umum, implementasinya dapat berbeda-beda di setiap organisasi atau komunitas.
“Semoga melalui peringatan ini, kami dapat terus meningkatkan kinerja dan pengabdian terhadap bangsa, negara, dan agama, serta memberikan kebermaknaan yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” tutup Dra. Hj. Farihatun.
Sinergitas loyalitas, dan tanggung jawab sebagai salah satu realisasi implementasi nilai-nilai Budaya kerja kementerian Agama RI dalam mensukseskan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Ke-78. Dharma Wanita menjadi salah satu tolok ukur dalam kebersamaan memupuk keakraban bersama. Semoga tahun-tahun depan lebih memberikan kebermaknaan dalam peningkatan kinerja dan pengabdian terhadap berbangsa, bernegara dan beragama. (FRH)