Paser (Madrasah) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser terus berkomitmen untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan dan karakter peserta didik adalah melalui ekstrakurikuler Paskibra, yang dikenal dengan nama BRAMANIC (Paskibra MAN IC Paser). Tahun ini, beberapa anggota BRAMANIC mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Tanah Grogot tahun 2025.
Seleksi berlangsung selama dua hari, pada Selasa-Rabu, 25-26 Februari 2025, bertempat di GOR Bulutangkis Jalan R.A. Kartini, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Pada hari pertama, peserta menjalani serangkaian tes awal, termasuk pengecekan tinggi dan berat badan, bentuk kaki, postur tubuh, serta pemeriksaan medis. Sementara pada hari kedua, seleksi dilanjutkan dengan pemeriksaan medis bagi peserta yang belum menjalani tes, serta finalisasi peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
Seleksi tingkat Kecamatan Tanah Grogot ini diikuti oleh berbagai sekolah, termasuk SMAN 1 Tanah Grogot, SMAN 2 Tanah Grogot, SMKN 1 Tanah Grogot, SMKN 2 Tanah Grogot, SMKN 3 Tanah Grogot, SMKN 4 Tanah Grogot, SMK PGRI 2 Tanah Grogot, SMK Muhammadiyah Tanah Grogot, MAN Insan Cendekia Paser, MAN Paser, dan MA Al Ikhsan.
Setelah melalui serangkaian seleksi yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser, peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten pun diumumkan. MAN Insan Cendekia Paser berhasil mengirimkan tujuh siswa terbaiknya, yang terdiri dari lima ikhwan dan dua akhwat. Mereka adalah:
- Ahmad Athalla Faeyza
- Ahmad Saputra Ilyas
- Anida Syifa Azkia
- Zahratus Syita
- Royan Febri As-safar
- Muhamad Alif Asyam
- Muhammad Mukhlis Faiz Kamal
Keberhasilan ini menjadi langkah awal yang baik bagi para peserta untuk melanjutkan perjuangan di tahap seleksi kabupaten. Diharapkan, seluruh siswa yang lolos dapat mempertahankan performanya dan berhasil melangkah ke tahap selanjutnya. Semoga tidak ada yang berkurang dalam proses seleksi kabupaten mendatang. (IKFI)