Paser (Madrasah) – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengimplementasikan KMA 450 Tahun 2024 Kurikulum Merdeka, MAN Insan Cendekia (IC) Paser mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh para guru dari MAN IC Paser serta perwakilan guru dari RA, MTs, dan MA se-Kabupaten Paser. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan materi yang relevan dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di madrasah. Direktur KSKK Madrasah, Dr. H. Muhammad Sidik Sisdianto, M.Pd., membuka sesi dengan menyampaikan materi tentang manajemen pengelolaan madrasah. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara manajemen yang baik dan implementasi kurikulum untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan (05/10/2024).
Sesi berikutnya diisi oleh Rani Nur Arifah A. F., yang memberikan penjelasan mendalam mengenai struktur kurikulum, mata pelajaran pilihan, dan pendekatan Kurikulum Merdeka. Materi ini menjadi panduan utama bagi guru dalam menyusun rencana pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di era pembelajaran modern.
Kegiatan dilanjutkan dengan materi Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5RA) yang disampaikan oleh Deny Arista, S.Si. Materi ini mengarahkan guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam setiap aspek pembelajaran, sesuai dengan visi madrasah sebagai pusat pendidikan yang berbasis keislaman dan kebangsaan.
Penutup sesi diisi oleh Anisaurrohmah, S.Pd., M.E., yang membawakan materi tentang pembelajaran berdiferensiasi. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada kebutuhan individu siswa, sejalan dengan prinsip utama Kurikulum Merdeka.
Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh narasumber dan peserta. “Bimtek ini adalah langkah penting untuk memastikan guru-guru kita mampu mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara efektif, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan guru-guru madrasah di Kabupaten Paser, khususnya di MAN IC Paser, dapat menjadi garda terdepan dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka sesuai dengan arahan KMA 450 Tahun 2024. Semoga langkah ini menjadi pijakan untuk menciptakan generasi madrasah yang unggul dan berdaya saing. (myh)