Paser (Madrasah) -Dalam upaya memperkuat tata kelola kepegawaian yang efektif dan akuntabel, Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Paser menyelenggarakan kegiatan Pengarahan dan Pendampingan Pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi CPNS dan PPPK formasi tahun pengangkatan 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Juni 2025 di Laboratorium Terpadu MAN IC Paser, dan dipimpin langsung oleh Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur, serta didampingi oleh Kepala Urusan Tata Usaha, Joko Prastiyo.
Dalam sambutannya, Muhammad Nur menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap pengisian SKP sebagai bagian dari kewajiban ASN. “SKP bukan hanya dokumen administratif, tetapi cerminan dari target dan capaian kinerja setiap pegawai. Maka pengisian SKP harus dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” jelas M. Nur.
Pendampingan ini diberikan kepada seluruh CPNS dan PPPK baru agar mereka memahami alur, teknis, serta prinsip dasar penyusunan SKP berbasis kinerja individu dan unit kerja. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk menyelaraskan target kinerja dengan rencana kerja madrasah secara keseluruhan.
Joko Prastiyo, selaku Kepala Urusan Tata Usaha, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan internal agar seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional dan terarah sejak awal masa pengabdiannya. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh CPNS dan PPPK MAN IC Paser memahami dengan baik tugas, fungsi, dan mekanisme pelaporan kinerja mereka. Ini akan menjadi dasar penilaian dan pengembangan karier ke depan,” ujar Joko.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN IC Paser menunjukkan keseriusannya dalam membina dan mengawal proses adaptasi serta pembentukan karakter ASN yang profesional, produktif, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan bermutu tinggi.(nan)
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Juni 2025 di Laboratorium Terpadu MAN IC Paser, dan dipimpin langsung oleh Kepala MAN IC Paser, Muhammad Nur, serta didampingi oleh Kepala Urusan Tata Usaha, Joko Prastiyo.
Dalam sambutannya, Muhammad Nur menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap pengisian SKP sebagai bagian dari kewajiban ASN. “SKP bukan hanya dokumen administratif, tetapi cerminan dari target dan capaian kinerja setiap pegawai. Maka pengisian SKP harus dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” jelas M. Nur.
Pendampingan ini diberikan kepada seluruh CPNS dan PPPK baru agar mereka memahami alur, teknis, serta prinsip dasar penyusunan SKP berbasis kinerja individu dan unit kerja. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk menyelaraskan target kinerja dengan rencana kerja madrasah secara keseluruhan.
Joko Prastiyo, selaku Kepala Urusan Tata Usaha, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan internal agar seluruh pegawai dapat bekerja secara profesional dan terarah sejak awal masa pengabdiannya. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh CPNS dan PPPK MAN IC Paser memahami dengan baik tugas, fungsi, dan mekanisme pelaporan kinerja mereka. Ini akan menjadi dasar penilaian dan pengembangan karier ke depan,” ujar Joko.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN IC Paser menunjukkan keseriusannya dalam membina dan mengawal proses adaptasi serta pembentukan karakter ASN yang profesional, produktif, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan bermutu tinggi.(nan)