Paser (Madrasah) - Tim Zona Integritas MAN Insan Cendekia (IC) Paser Pokja 5 menggelar kegiatan sosialisasi Program Pengaduan Masyarakat (DUMAS) dan Whistle Blowing System (WBS) kepada seluruh warga madrasah, Senin (9/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan RKB MAN Insan Cendekia Paser ini dipimpin oleh Ketua Pokja 5, Susmini, S.Pd., M.Pd serta didukung oleh Tim DUMAS dan WBS, yakni Rizky Nanda Rahmadiani, S.Pd, I Komang Fortuna Indriyasari, S.Pd dan Siti Aminah, S.Pd. Pada kesempatan tersebut, Tim DUMAS dan WBS menyampaikan berbagai sarana penyaluran aspirasi dan pengaduan yang tersedia di madrasah, sekaligus memperkenalkan sarana penyaluran baru yang diberi nama Kotak SAKRIT (Saran dan Kritik) sebagai media bagi warga madrasah dalam menyampaikan masukan maupun laporan.
Susmini menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk menumbuhkan budaya keterbukaan dan keberanian dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. “Melalui DUMAS dan WBS, kami ingin memastikan setiap suara warga madrasah dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh siswa yang tampak antusias menyimak penjelasan. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi penggunaan kotak pengaduan sebagai bentuk edukasi praktis kepada peserta.
Kepala MAN Insan Cendekia Paser, Dr. H. Muhammad Nur S.Pd., M.Pd, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program DUMAS dan WBS merupakan bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang berintegritas. “Kami mendorong seluruh warga madrasah untuk berani menyampaikan saran, kritik, maupun laporan secara bijak dan bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat lebih aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta berani menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif demi kemajuan bersama.(adm)
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan RKB MAN Insan Cendekia Paser ini dipimpin oleh Ketua Pokja 5, Susmini, S.Pd., M.Pd serta didukung oleh Tim DUMAS dan WBS, yakni Rizky Nanda Rahmadiani, S.Pd, I Komang Fortuna Indriyasari, S.Pd dan Siti Aminah, S.Pd. Pada kesempatan tersebut, Tim DUMAS dan WBS menyampaikan berbagai sarana penyaluran aspirasi dan pengaduan yang tersedia di madrasah, sekaligus memperkenalkan sarana penyaluran baru yang diberi nama Kotak SAKRIT (Saran dan Kritik) sebagai media bagi warga madrasah dalam menyampaikan masukan maupun laporan.
Susmini menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk menumbuhkan budaya keterbukaan dan keberanian dalam menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab. “Melalui DUMAS dan WBS, kami ingin memastikan setiap suara warga madrasah dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh siswa yang tampak antusias menyimak penjelasan. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi penggunaan kotak pengaduan sebagai bentuk edukasi praktis kepada peserta.
Kepala MAN Insan Cendekia Paser, Dr. H. Muhammad Nur S.Pd., M.Pd, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program DUMAS dan WBS merupakan bagian penting dalam mewujudkan madrasah yang berintegritas. “Kami mendorong seluruh warga madrasah untuk berani menyampaikan saran, kritik, maupun laporan secara bijak dan bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat lebih aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta berani menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif demi kemajuan bersama.(adm)