Paser (Madrasah)- Siswa-siswi MAN IC (Insan Cendekia) Paser telah memahami materi Hak dan Pengingkaran Kewajiban dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) dengan cara yang inovatif. Mereka menggali pemahaman mendalam tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dengan membuat poster yang menggambarkan kasus-kasus pelanggaran HAM di seluruh dunia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada siswa-siswinya mengenai pentingnya HAM dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membuat poster, siswa-siswa tidak hanya belajar tentang konsep dasar HAM, tetapi juga memahami dampak pelanggaran HAM terhadap individu dan masyarakat. Poster-poster yang dihasilkan oleh siswa-siswi MAN Insan Cendekia Paser mencakup berbagai kasus pelanggaran HAM, mulai dari kasus-kasus historis hingga yang terjadi saat ini. Beberapa poster menggambarkan kasus pelanggaran HAM, poster lainnya mengilustrasikan kasus-kasus kontemporer seperti pembunuhan jurnalis dan pelanggaran HAM di konflik bersenjata. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk berdiskusi dan berbagi pandangan mereka tentang HAM. Mereka berdebat tentang bagaimana masyarakat dan pemerintah harus berperan dalam melindungi HAM dan mencegah pelanggarannya.
Iis Solihat selaku Guru PPKN MAN IC Paser menjelaskan bahwa "kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa-siswi kami tentang nilai-nilai kemanusiaan dan pentingnya menjaga HAM di Indonesia ini. Dengan membuat poster kasus-kasus pelanggaran HAM, mereka bisa lebih empati dan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif dari pelanggaran HAM harapannya bahwa pemahaman siswa-siswi tentang HAM akan membantu mereka menjadi warga negara yang sadar akan hak-hak dan kewajiban mereka dalam masyarakat.
Hal ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi siswa-siswi MAN IC Paser, tetapi juga menginspirasi mereka untuk berperan aktif dalam menjaga HAM di masa depan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang HAM, generasi muda di MAN Insan Cendekia Paser diharapkan dapat berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan beradab dan mampu mengimplementasikan hasil belajar mereka di kehidupan sehari-hari mereka. (IS)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada siswa-siswinya mengenai pentingnya HAM dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membuat poster, siswa-siswa tidak hanya belajar tentang konsep dasar HAM, tetapi juga memahami dampak pelanggaran HAM terhadap individu dan masyarakat. Poster-poster yang dihasilkan oleh siswa-siswi MAN Insan Cendekia Paser mencakup berbagai kasus pelanggaran HAM, mulai dari kasus-kasus historis hingga yang terjadi saat ini. Beberapa poster menggambarkan kasus pelanggaran HAM, poster lainnya mengilustrasikan kasus-kasus kontemporer seperti pembunuhan jurnalis dan pelanggaran HAM di konflik bersenjata. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk berdiskusi dan berbagi pandangan mereka tentang HAM. Mereka berdebat tentang bagaimana masyarakat dan pemerintah harus berperan dalam melindungi HAM dan mencegah pelanggarannya.
Iis Solihat selaku Guru PPKN MAN IC Paser menjelaskan bahwa "kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan siswa-siswi kami tentang nilai-nilai kemanusiaan dan pentingnya menjaga HAM di Indonesia ini. Dengan membuat poster kasus-kasus pelanggaran HAM, mereka bisa lebih empati dan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif dari pelanggaran HAM harapannya bahwa pemahaman siswa-siswi tentang HAM akan membantu mereka menjadi warga negara yang sadar akan hak-hak dan kewajiban mereka dalam masyarakat.
Hal ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi siswa-siswi MAN IC Paser, tetapi juga menginspirasi mereka untuk berperan aktif dalam menjaga HAM di masa depan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang HAM, generasi muda di MAN Insan Cendekia Paser diharapkan dapat berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan beradab dan mampu mengimplementasikan hasil belajar mereka di kehidupan sehari-hari mereka. (IS)