Paser (Madrasah) – Pada tanggal 19 Februari 2025, MAN Insan Cendekia Paser mengadakan kegiatan praktikum fisika yang mengangkat dua topik penting, yaitu Hukum Archimedes dan Teorema Torricelli. Praktikum ini berlangsung di Lab Terpadu MAN Insan Cendekia Paser dengan waktu pelaksanaan selama dua jam pembelajaran yang diikuti dengan antusiasme luar biasa dari siswa.
Kegiatan praktikum diikuti oleh 23 siswa yang dibagi ke dalam 6 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 4 orang. Praktikum dimulai dengan materi fluida statis, yaitu Hukum Archimedes, yang dilaksanakan di dalam laboratorium. Di sini, siswa melakukan percobaan untuk mengamati dan mempraktikkan hukum yang menjelaskan mengenai gaya apung pada benda yang terendam dalam fluida.
Setelah selesai dengan percobaan Hukum Archimedes, kegiatan berlanjut dengan praktikum fluida dinamis, yaitu Teorema Torricelli. Untuk eksperimen ini, para siswa membawa alat-alat praktikum ke luar ruangan guna mengamati aliran fluida melalui lubang pada wadah, sesuai dengan prinsip yang diajarkan dalam Teorema Torricelli.
Deny Arista selaku guru pengampu pelajaran fisika, mengungkapkan bahwa praktikum ini bertujuan untuk memberi pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami teori-teori fisika. “Praktikum ini tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga untuk melatih siswa dalam bekerja sama dalam kelompok. Mereka sangat antusias dan aktif selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Kegiatan praktikum ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep fisika yang mereka pelajari dan mendorong mereka untuk terus tertarik dalam bidang ilmu pengetahuan, khususnya fisika. Ke depan, MAN Insan Cendekia Paser akan terus mengadakan kegiatan serupa untuk memfasilitasi siswa dalam penguasaan materi secara lebih mendalam. (arst)
Kegiatan praktikum diikuti oleh 23 siswa yang dibagi ke dalam 6 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 4 orang. Praktikum dimulai dengan materi fluida statis, yaitu Hukum Archimedes, yang dilaksanakan di dalam laboratorium. Di sini, siswa melakukan percobaan untuk mengamati dan mempraktikkan hukum yang menjelaskan mengenai gaya apung pada benda yang terendam dalam fluida.
Setelah selesai dengan percobaan Hukum Archimedes, kegiatan berlanjut dengan praktikum fluida dinamis, yaitu Teorema Torricelli. Untuk eksperimen ini, para siswa membawa alat-alat praktikum ke luar ruangan guna mengamati aliran fluida melalui lubang pada wadah, sesuai dengan prinsip yang diajarkan dalam Teorema Torricelli.
Deny Arista selaku guru pengampu pelajaran fisika, mengungkapkan bahwa praktikum ini bertujuan untuk memberi pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami teori-teori fisika. “Praktikum ini tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga untuk melatih siswa dalam bekerja sama dalam kelompok. Mereka sangat antusias dan aktif selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Kegiatan praktikum ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep fisika yang mereka pelajari dan mendorong mereka untuk terus tertarik dalam bidang ilmu pengetahuan, khususnya fisika. Ke depan, MAN Insan Cendekia Paser akan terus mengadakan kegiatan serupa untuk memfasilitasi siswa dalam penguasaan materi secara lebih mendalam. (arst)