Paser (Madrasah) – Mengawali tahun terakhir perjalanan akademik murid, MAN Insan Cendekia (IC) Paser menggelar Silaturahmi dan Sinergitas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama Wali Murid Angkatan XII pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan Komite Habibie Ainun MAN IC Paser dalam mendampingi murid menuju kelulusan dan perguruan tinggi impian.
Bertempat di Aula MAN IC Paser, kegiatan dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, pengurus Komite Habibie Ainun MAN IC Paser, serta seluruh wali murid Angkatan XII. Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian program pembinaan kelas XII, strategi peningkatan prestasi akademik, penguatan karakter, hingga persiapan menghadapi Seleksi Perguruan Tinggi.
Kepala MAN Insan Cendekia Paser, Muhammad Nur, menegaskan bahwa keberhasilan murid merupakan buah dari sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.
"Tahun terakhir di madrasah merupakan fase yang sangat menentukan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh orang tua untuk terus berjalan bersama madrasah dalam mendampingi putra-putri kita. Dengan komunikasi yang baik, pendampingan yang intensif, dan doa yang terus dipanjatkan, insyaallah mereka akan mampu meraih cita-cita terbaiknya," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Habibie Ainun MAN IC Paser, Andy Sugara, menegaskan komitmen komite untuk terus menjadi mitra strategis madrasah dalam membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan para orang tua.
"Komite Habibie Ainun hadir untuk menjembatani komunikasi antara madrasah dan orang tua. Kami meyakini bahwa keberhasilan murid tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di madrasah, tetapi juga oleh dukungan keluarga di rumah. Ketika madrasah, komite, dan orang tua memiliki visi yang sama, maka kita telah menghadirkan lingkungan terbaik bagi anak-anak untuk berkembang, berprestasi, dan siap bersaing di perguruan tinggi maupun kehidupan bermasyarakat," ujar Andy Sugara.
Selain penyampaian program madrasah, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Wali murid diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan pimpinan madrasah dan para guru mengenai perkembangan murid, target akademik, pola pembinaan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan secara bersama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Antusiasme para wali murid dalam mengikuti setiap sesi menunjukkan besarnya komitmen mereka untuk menjadi bagian dari proses pendidikan putra-putri di MAN IC Paser.
Salah seorang wali murid menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami merasa lebih memahami arah pembinaan yang akan dijalankan madrasah selama kelas XII. Komunikasi yang terbuka seperti ini membuat kami semakin yakin untuk bersama-sama mendampingi anak-anak dalam mencapai target yang telah ditetapkan," tuturnya.
Melalui kegiatan Silaturahmi dan Sinergitas GTK bersama Wali Murid Angkatan XII, MAN Insan Cendekia Paser kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Dengan semangat kebersamaan antara madrasah, komite, dan orang tua, diharapkan seluruh murid Angkatan XII mampu mengukir prestasi terbaik, memiliki karakter unggul, serta berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun mancanegara. (Myh)
Bertempat di Aula MAN IC Paser, kegiatan dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, pengurus Komite Habibie Ainun MAN IC Paser, serta seluruh wali murid Angkatan XII. Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian program pembinaan kelas XII, strategi peningkatan prestasi akademik, penguatan karakter, hingga persiapan menghadapi Seleksi Perguruan Tinggi.
Kepala MAN Insan Cendekia Paser, Muhammad Nur, menegaskan bahwa keberhasilan murid merupakan buah dari sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.
"Tahun terakhir di madrasah merupakan fase yang sangat menentukan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh orang tua untuk terus berjalan bersama madrasah dalam mendampingi putra-putri kita. Dengan komunikasi yang baik, pendampingan yang intensif, dan doa yang terus dipanjatkan, insyaallah mereka akan mampu meraih cita-cita terbaiknya," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Habibie Ainun MAN IC Paser, Andy Sugara, menegaskan komitmen komite untuk terus menjadi mitra strategis madrasah dalam membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan para orang tua.
"Komite Habibie Ainun hadir untuk menjembatani komunikasi antara madrasah dan orang tua. Kami meyakini bahwa keberhasilan murid tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di madrasah, tetapi juga oleh dukungan keluarga di rumah. Ketika madrasah, komite, dan orang tua memiliki visi yang sama, maka kita telah menghadirkan lingkungan terbaik bagi anak-anak untuk berkembang, berprestasi, dan siap bersaing di perguruan tinggi maupun kehidupan bermasyarakat," ujar Andy Sugara.
Selain penyampaian program madrasah, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Wali murid diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan pimpinan madrasah dan para guru mengenai perkembangan murid, target akademik, pola pembinaan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan secara bersama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Antusiasme para wali murid dalam mengikuti setiap sesi menunjukkan besarnya komitmen mereka untuk menjadi bagian dari proses pendidikan putra-putri di MAN IC Paser.
Salah seorang wali murid menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami merasa lebih memahami arah pembinaan yang akan dijalankan madrasah selama kelas XII. Komunikasi yang terbuka seperti ini membuat kami semakin yakin untuk bersama-sama mendampingi anak-anak dalam mencapai target yang telah ditetapkan," tuturnya.
Melalui kegiatan Silaturahmi dan Sinergitas GTK bersama Wali Murid Angkatan XII, MAN Insan Cendekia Paser kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Dengan semangat kebersamaan antara madrasah, komite, dan orang tua, diharapkan seluruh murid Angkatan XII mampu mengukir prestasi terbaik, memiliki karakter unggul, serta berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun mancanegara. (Myh)