PAser (Madrasah)- Sebagai bentuk kegiatan rutin di bidang keasramaan, siswa-siswi MAN IC Paser meningkatkan pembiasaan penulisan mushaf Al-Qur'an (26/01/2024). Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan kedekatan dengan kitab suci umat Islam.
Seluruh pembina dan tim keasramaan turut serta sebagai validator penulisan mushaf para siswa sesuai dengan pembagian tugas dan ruang kelas. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kegiatan keasramaan tetapi juga mendukung pengembangan spiritualitas siswa dalam hal membaca dan menulis Al-Qur'an.
Salah satu siswi yang turut aktif dalam kegiatan ini adalah Wafiq Zakiyatul Azizah. Dalam pernyataannya, Wafiq menyampaikan bahwa siswa-siswi MAN IC Paser sangat antusias dalam menulis mushaf. "Dengan menulis mushaf, kita juga membaca Al-Qur'an dengan disengaja atau tidak. Ini menjadi bentuk penghargaan kita terhadap kitab suci Islam," ucap Wafiq dengan semangat.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa-siswi secara langsung, tetapi juga melibatkan pembina dan tim keasramaan sebagai validator. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penulisan mushaf dilakukan dengan baik dan sesuai dengan aturan penulisan Al-Qur'an.
Kepala MAN IC Paser, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu wujud dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa-siswi yang memiliki kecintaan dan keterampilan dalam memahami serta menuliskan Al-Qur'an. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi pembiasaan positif yang membawa manfaat jangka panjang bagi perkembangan rohaniah siswa," ujar Kepala Sekolah.
Pembiasaan penulisan mushaf Al-Qur'an di waktu luang di MAN IC Paser membuktikan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan keagamaan dan keasramaan. Semoga kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong siswa-siswi untuk terus meningkatkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur'an. (N_I)
Seluruh pembina dan tim keasramaan turut serta sebagai validator penulisan mushaf para siswa sesuai dengan pembagian tugas dan ruang kelas. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kegiatan keasramaan tetapi juga mendukung pengembangan spiritualitas siswa dalam hal membaca dan menulis Al-Qur'an.
Salah satu siswi yang turut aktif dalam kegiatan ini adalah Wafiq Zakiyatul Azizah. Dalam pernyataannya, Wafiq menyampaikan bahwa siswa-siswi MAN IC Paser sangat antusias dalam menulis mushaf. "Dengan menulis mushaf, kita juga membaca Al-Qur'an dengan disengaja atau tidak. Ini menjadi bentuk penghargaan kita terhadap kitab suci Islam," ucap Wafiq dengan semangat.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa-siswi secara langsung, tetapi juga melibatkan pembina dan tim keasramaan sebagai validator. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penulisan mushaf dilakukan dengan baik dan sesuai dengan aturan penulisan Al-Qur'an.
Kepala MAN IC Paser, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu wujud dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa-siswi yang memiliki kecintaan dan keterampilan dalam memahami serta menuliskan Al-Qur'an. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi pembiasaan positif yang membawa manfaat jangka panjang bagi perkembangan rohaniah siswa," ujar Kepala Sekolah.
Pembiasaan penulisan mushaf Al-Qur'an di waktu luang di MAN IC Paser membuktikan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan keagamaan dan keasramaan. Semoga kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong siswa-siswi untuk terus meningkatkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur'an. (N_I)