Paser (Madrasah) - Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin akan menggelar 7 Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, keagamaan, dan administrasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program Kerja Tahun 2023 yang telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan didukung dengan Daftar Isian Pelaksanaan (DIPA) Nomor: SP DIPA - 025.11.2.425390/2023, Tanggal: 30 November 2022. Pelatihan ini akan berlangsung mulai tanggal 21 Agustus hingga 2 September 2023.
Beberapa bidang PJJ kali ini yakni bidang Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MI, Matematika MI, Bahasa Arab MTs, Bahasa Indonesia MTs, Bahasa Arab MA, Keterampilan Staf Akt. I, dan Keterampilan Staf Akt. II. Pada kesempatan ini, MAN IC Paser mengikuti PJJ di bidang Bahasa Arab diwakili oleh Dra. Hj. Farihatun, seorang Guru Bahasa Arab yang berdedikasi tinggi dalam meningkatkan kompetensinya dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
Beberapa bidang PJJ kali ini yakni bidang Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MI, Matematika MI, Bahasa Arab MTs, Bahasa Indonesia MTs, Bahasa Arab MA, Keterampilan Staf Akt. I, dan Keterampilan Staf Akt. II. Pada kesempatan ini, MAN IC Paser mengikuti PJJ di bidang Bahasa Arab diwakili oleh Dra. Hj. Farihatun, seorang Guru Bahasa Arab yang berdedikasi tinggi dalam meningkatkan kompetensinya dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
Hj. Farihatun menyampaikan PJJ Bahasa Arab bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya guna sesuai dengan Visi dan Misi Kementerian Agama.
“Dengan adanya PJJ Bahasa Arab MA angkatan 1 tahun 2023 ini yang diadakan BDK ( Balai Diklat Keagamaan) Banjarmasin, yang meliputi Kalsel, Kaltim, Kalteng dan Kaltara tujuannya menurut Kepala BDK Banjarmasin, Bpk Dr.Khaeroni S.SOS,M.SI untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya guna sesuai dengan Visi dan Misi Kementerian Agama,” ungkap Farihatun
“Dengan adanya PJJ Bahasa Arab MA angkatan 1 tahun 2023 ini yang diadakan BDK ( Balai Diklat Keagamaan) Banjarmasin, yang meliputi Kalsel, Kaltim, Kalteng dan Kaltara tujuannya menurut Kepala BDK Banjarmasin, Bpk Dr.Khaeroni S.SOS,M.SI untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya guna sesuai dengan Visi dan Misi Kementerian Agama,” ungkap Farihatun
Ia juga menambahkan beberapa hal yang didapatkan selama PJJ berlangsung “Selama mengikuti PJJ Bahasa Arab MA ini banyak sekali yang didapatkan yaitu antara lain dapat bersilaturahmi dan bertukar pikiran yang berkaitan dengan Bahasa Arab dengan guru-guru yang mengajar Bahasa Arab MA di 4 provinsi yang bermacam-macam latar belakang dan karakternya. Kemudian mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas dan bermanfaat serta keterampilan kegiatan belajar Mengajar yang profesional dari pemateri yang penekanannya dengan Kurikulum merdeka, di mana kita dituntut harus aktif,cerdas dan inovatif serta berkualitas dalam menghadapi siswa, meskipun dalam kurikulum merdeka memberikan kebebasan untuk siswa dalam berkreasi tidak melanggar norma,etika dan dalam interaksi sosial dalam kegiatan belajar mengajar yang berkaitan dengan Bahasa Arab. Dan juga mendapatkan wawasan di mana guru Bahasa Arab harus memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Dasar Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI,dan Moderasi Beragama agar kita tidak Radikalisme dalam kehidupan sehari-hari baik itu sebagai pendidik, masyarakat dan warga negara Indonesia untuk mewujudkan manusia yang berkualitas unggul dan bermartabat,” tambahnya.
Kepala Madrasah MAN IC Paser, Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd., menyambut baik keputusan para guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat besar bagi pendidikan di madrasah.
“Saya mengapresiasi kepada para guru yang aktif mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya dan akan memberikan manfaat besar bagi pendidikan di madrasah. Program PJJ ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru, pemahaman mendalam, dan keterampilan yang lebih baik kepada para tenaga pendidik, sehingga mereka dapat memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para siswa dan masyarakat,” ungkap M. Nur.
“Saya mengapresiasi kepada para guru yang aktif mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya dan akan memberikan manfaat besar bagi pendidikan di madrasah. Program PJJ ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru, pemahaman mendalam, dan keterampilan yang lebih baik kepada para tenaga pendidik, sehingga mereka dapat memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para siswa dan masyarakat,” ungkap M. Nur.
Dengan adanya komitmen dan semangat untuk terus belajar dan berkembang, para tenaga pendidik seperti Dra. Hj. Farihatun menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia terus bergerak maju ke arah yang lebih baik. Selain itu, Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin berharap bahwa pelatihan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan keagamaan dan administrasi di seluruh daerah. (myh)