Jakarta (Humas) – Wakil Kepala Akademik MAN Insan Cendekia (IC) Paser, Rani Nur Arifah A.F., M.Pd., bersama Guru Fisika, Deny Arista, turut berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka KMA 450 yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Insan Cendekia Indonesia. Acara ini berlangsung di Hotel Ibis, Jakarta, pada 28–30 Agustus 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi Kurikulum Merdeka sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, strategi, dan solusi inovatif dalam pengelolaan kurikulum di lingkungan madrasah Insan Cendekia.
Rani Nur Arifah A.F., menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. "Bimbingan teknis ini memberikan wawasan baru dan strategi praktis dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di madrasah. Kami siap membawa ilmu ini untuk diterapkan di MAN IC Paser," ujar beliau.
Deny Arista, juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. "Kegiatan ini membantu kami memahami lebih dalam cara mengelola pembelajaran berbasis diferensiasi dan penguatan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Islami," katanya.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh madrasah Insan Cendekia se-Indonesia dan menghadirkan narasumber kompeten di bidang pendidikan. Diskusi intensif dan pelatihan teknis menjadi bagian utama dari rangkaian kegiatan ini, memastikan setiap peserta dapat mengimplementasikan kurikulum secara efektif di madrasah masing-masing.
Dengan mengikuti bimbingan teknis ini, MAN IC Paser berharap dapat terus memperkuat kualitas pendidikan yang ditawarkan, mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan adaptif terhadap tantangan zaman. (myh)