Paser (Madrasah) – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN Insan Cendekia Paser dalam acara Wisuda Karantina Tahfidz Angkatan IX, Kamis (20/3). Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk menghargai perjuangan para siswa yang telah menyelesaikan program karantina tahfidz dan menghafal Al-Qur’an dengan penuh kedisiplinan dan keikhlasan.
Dalam sambutannya, Bapak H. Ikhwan Antasari menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan agar terus istiqomah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, tidak hanya selama di bangku sekolah, tetapi juga sepanjang hayat. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap MAN Insan Cendekia Paser yang terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mencetak generasi unggul.
“MAN IC Paser bukan hanya sekolah terbaik di bidang Imtaq, tetapi juga berprestasi di bidang Iptek. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademik yang tinggi,” ujar beliau disambut tepuk tangan hangat hadirin.
Acara wisuda ini tak hanya menjadi selebrasi kelulusan tahfidz, tetapi juga simbol keberhasilan MAN IC Paser dalam menyeimbangkan pendidikan karakter, spiritual, dan intelektual. Diharapkan para wisudawan kelak menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, testimoni perwakilan orang tua peserta karantina, serta doa bersama untuk keberkahan ilmu dan keberlanjutan program tahfidz di MAN IC Paser. (ANG)
Dalam sambutannya, Bapak H. Ikhwan Antasari menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan agar terus istiqomah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, tidak hanya selama di bangku sekolah, tetapi juga sepanjang hayat. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap MAN Insan Cendekia Paser yang terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mencetak generasi unggul.
“MAN IC Paser bukan hanya sekolah terbaik di bidang Imtaq, tetapi juga berprestasi di bidang Iptek. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademik yang tinggi,” ujar beliau disambut tepuk tangan hangat hadirin.
Acara wisuda ini tak hanya menjadi selebrasi kelulusan tahfidz, tetapi juga simbol keberhasilan MAN IC Paser dalam menyeimbangkan pendidikan karakter, spiritual, dan intelektual. Diharapkan para wisudawan kelak menjadi pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, testimoni perwakilan orang tua peserta karantina, serta doa bersama untuk keberkahan ilmu dan keberlanjutan program tahfidz di MAN IC Paser. (ANG)