Paser (Madrasah) – Semangat meneliti dan menulis kembali membara di MAN Insan Cendekia (IC) Paser dengan dimulainya Workshop Karya Tulis Ilmiah (KTI) Angkatan 10 Tahun 2025. Kegiatan tahunan ini resmi dibuka dan akan berlangsung selama empat hari penuh, dari 11 hingga 14 Februari 2025, di lingkungan madrasah.
Dengan mengusung tema “Kolaborasi Sains dan Tradisi: Warisan Kearifan Lokal di Era Digital”, workshop ini menjadi ruang eksploratif bagi generasi muda dalam mengaitkan nilai-nilai budaya lokal dengan pendekatan ilmiah modern. Sebanyak 120 peserta dari kelas X MAN IC Paser terlibat aktif dalam proses pelatihan ini.
Workshop mencakup materi seputar struktur penulisan ilmiah, teknik pencarian data, penentuan topik berbasis kearifan lokal, hingga strategi presentasi ilmiah, yang disampaikan oleh tim pembimbing KTI dan narasumber profesional.
Dalam sambutannya, Rani Nur Arifah selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik sekaligus Plh Kepala Madrasah, menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan ini.
“Workshop ini bukan hanya untuk mengejar lomba, tetapi lebih dari itu—membangun tradisi berpikir ilmiah sejak dini. Kami ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga mampu menjaga dan mengembangkan budaya lokal secara ilmiah,” ujar Rani.
Sementara itu, Ketua Litbang, Rini Irmah menekankan pentingnya kesinambungan antara sains dan identitas budaya.
“Kami mendorong siswa untuk menulis dari lingkungan sekitarnya, dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka. Dari situ, lahir ide yang otentik dan kuat. KTI bukan hanya tentang angka dan tabel, tapi tentang kisah, solusi, dan kebermanfaatan,” jelas Rini.
Workshop KTI ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal. Dengan keterampilan berpikir kritis, komunikatif, dan kolaboratif, para siswa diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kompetitif di ajang perlombaan, tetapi juga berdampak nyata di masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk konsistensi MAN IC Paser dalam membina budaya akademik yang kuat dan melahirkan peneliti muda yang berkarakter dan visioner. (myh)