Paser (Madrasah)- MAN Insan Cendekia Paser melaksanakan tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) pada Kamis, 06 Maret 2025 di laboratorium MAN Insan Cendekia Paser. Kegiatan ini diikuti oleh 118 siswa kelas XII yang sebelumnya telah mengikuti sosialisasi UKBI.
Setelah pelaksanaan tes, siswa dapat mengetahui skor mereka masing-masing. Dari hasil tes tersebut, dua siswa berhasil meraih predikat istimewa, yaitu Tazkiyyatul Muthmainnah dengan skor 744 dan Dyna Nur Fakhrina dengan skor 725.
"Jujur saya tidak menyangka akan mendapatkan skor istimewa, saya sangat kaget sekaligus senang saat mendapatkan skor tersebut. Sebelum melakukan tes UKBI saya tidak memiliki persiapan yang terlalu khusus, saya hanya memperhatikan bagaimana cara mengerjakan tes tersebut melalui sosialisasi yang telah diberikan. Akan tetapi beberapa minggu sebelum tes UKBI, saya memfokuskan belajar pada materi PBM, PPU, dan LBI untuk persiapan SNBT. Saat tes UKBI dilakukan, saya berusaha untuk tetap fokus dan konsentrasi dalam pengerjaan," ungkap Tazkiyyatul Muthmainnah.
Dyna Nur Fakhrina juga bersyukur atas skor berpredikat istimewa yang didapatkannya. "Saya cukup serius dalam mengikuti tes UKBI ini. Dari sebelum tes, saya berusaha memperhatikan dengan baik penjelasan pemateri saat sosialisasi. Saya juga mengerjakan latihan simulasi yang diberikan kepada kami," ujarnya
Adapun pihak Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur mengirimkan rekap hasil keseluruhan dari tes UKBI yang dilaksanakan oleh siswa dan berikut rangkuman predikatnya:
Predikat Istimewa: 2 orang
Predikat Sangat Unggul: 45 orang
Predikat Unggul: 43 orang
Predikat Madya: 25 orang
Predikat Semenjana: 2 orang
Predikat Marginal: 1 orang
Pelaksanaan UKBI ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia mereka serta menambah wawasan tentang pentingnya bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. (rth)
Setelah pelaksanaan tes, siswa dapat mengetahui skor mereka masing-masing. Dari hasil tes tersebut, dua siswa berhasil meraih predikat istimewa, yaitu Tazkiyyatul Muthmainnah dengan skor 744 dan Dyna Nur Fakhrina dengan skor 725.
"Jujur saya tidak menyangka akan mendapatkan skor istimewa, saya sangat kaget sekaligus senang saat mendapatkan skor tersebut. Sebelum melakukan tes UKBI saya tidak memiliki persiapan yang terlalu khusus, saya hanya memperhatikan bagaimana cara mengerjakan tes tersebut melalui sosialisasi yang telah diberikan. Akan tetapi beberapa minggu sebelum tes UKBI, saya memfokuskan belajar pada materi PBM, PPU, dan LBI untuk persiapan SNBT. Saat tes UKBI dilakukan, saya berusaha untuk tetap fokus dan konsentrasi dalam pengerjaan," ungkap Tazkiyyatul Muthmainnah.
Dyna Nur Fakhrina juga bersyukur atas skor berpredikat istimewa yang didapatkannya. "Saya cukup serius dalam mengikuti tes UKBI ini. Dari sebelum tes, saya berusaha memperhatikan dengan baik penjelasan pemateri saat sosialisasi. Saya juga mengerjakan latihan simulasi yang diberikan kepada kami," ujarnya
Adapun pihak Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur mengirimkan rekap hasil keseluruhan dari tes UKBI yang dilaksanakan oleh siswa dan berikut rangkuman predikatnya:
Predikat Istimewa: 2 orang
Predikat Sangat Unggul: 45 orang
Predikat Unggul: 43 orang
Predikat Madya: 25 orang
Predikat Semenjana: 2 orang
Predikat Marginal: 1 orang
Pelaksanaan UKBI ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia mereka serta menambah wawasan tentang pentingnya bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. (rth)